Skip to main content

Kerinduan

Masih ku ingat gelak tawa itu
Masih terekam pula dalam ingatanku tentang engkau semua duhai sahabat-sahabatku
Saat ku baru tau tentang alam negeri ini
Saat ku baru jejakkan kaki ku di negeri seribu menara ini
Smua kejahilanku akan dunia baruku dulu
Tentang smua apa yang tidak ku tau
Smua kau kenalkan dengan baik kepadaku

Ah, kala ituuu
Masa disaat kita masih bersama-sama dulu
Masa saat tertoreh pena kehidupanku yang baru
Masa saat ku mengetahui arti dari seorang sahabat dari mu
Masa saat ku selalu bermanja-manja denganmu
Masa saat kita makan
Masa saat kita tidur
Masa saat kita belajar
Masa saat kita shalat berjama'ah
Masa saat saling tukar pendapat
Hingga akhirnya terdapat kesalahfahaman
Dan menimbulkan percekcokan yang dahsyat
Masa...
Masa...
Masa...
Masa-masa itu smua tak pernah lekang dari ingatanku

Dimanakah engkau smuanya duhai sahabat-sahabatku???
Ku tak pernah merasa kita beda
Ku tak pernah merasa kita tak sama
Walau pun aku hanya seorang tamu di negeri mu
Tapi begitu cinta dan sayangnya aku padamu smua dan negerimu ini
Dalam Islam kita bersatu
Dalam Ukhuwah kita menyatu
Dalam persahabatan ku temukan keindahan alami yang ada pada dirimu smua
Ah, sahabat-sahabatku...
Ku tau perjuangan study mu dulu sangat lah hebat
Tak ada waktu untuk tidak memegang dan membaca buku
Waktumu selalu dan selalu untuk menggali ilmu
Sampai akhirnya gelar seorang dokter pun dapat kau tuju

Duhai sahabat-sahabatkuuuu...
Kini ku rasakan kerinduan yang sangat kepadamu
Ku rasakan kekurangan dengan ke fana-an mu
Ku rasakan hidupku basi tanpamu
Jika ku ingat masa-masa kita dulu
Tak terasa mata ini pun mengalirkan airnya yang rindu

Sahabatkuuuu,,,
Ku tak akan pernah melupakanmu
Kan ku ingat selalu masa-masa bersama kita dulu
Masa-masa yang sangat indah dalam hidupku
Masa-masa yang sangat lucu dalam buku harianku

Ah, sahabatkuuu,,,
Sulit sekali untuk bisa bertemu dan berkumpul denganmu kembali
Hanya memory dan photo mu selalu ada dalam diri
Selalu dan selalu ku ingat dirimu smua
Dalam setiap lantunan doa-doa


Special for,
My beloved friends...
Fadya, Mona, Fatma, Eman
and Shofi ( Allah yarhamha,, ya Shofi ya Habibty )
( Semoga Allah snantiasa mengasihi dan menyayangi mu smua seperti engkau menyayangi dan mengasihiku slalu, dan untuk Shofi.. Smoga Allah SWT menerima Iman dan Islam mu sayang.. )



Cairo, 11 November 2008

Comments

Popular posts from this blog

:: Do'aku ::

Wahai Pencipta segala yang tercipta, Wahai Penyembuh segala yang terluka, Wahai Yang Menyertai segala kumpulan, Wahai Yang Menyaksikan segala bisikan, Wahai Yang Dekat dan Tidak berjauhan, Wahai Yang Menemani semua yang sendirian, Wahai Penakluk yang Tak Tertaklukkan, Wahai Yang Mengetahui segala yang gaib, Wahai Yang Hidup dan Tak Pernah Mati, Wahai Yang Menghidupkan yang mati, Tiada Tuhan kecuali Engkau,Mahasuci Engkau, Aku bermohon kepada-Mu Yang Empunya Pujian, Wahai Pencipta langit dan bumi, Wahai Pemilik Kerajaan, Wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan. Aku bermohon agar Engkau sampaikan shalawat  kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Berilah jalan keluar dan penyelesaian dalam segala  urusan dan dari segala kesempitan. Berilah rezeki dari tempat yang aku duga dan dari  tempat yang tak aku duga. Amin ya Rabb ya Rabbal 'alamin...

:: Sekilas Tentang Sejarah Al-Azhar Asy-Syarif ::

A dalah Mesir, kota klasik yang penuh dengan seabrek sejarah dan peninggalan. Perjalanan historis masyarakatnya dibawah kekuasaan Dinasty Romawy Binjantium telah mencapai suatu tatanan masyarakat yang hidup diatas paradigma nilai-nilai ke-islamian. Hal ini dapat kita saksikan lewat arsitektur bangunan dan menara-menara yang menjulang tinggi, sehingga gelar kota seribu menara pun disandang  olehnya. Mesir yang diekspansi oleh Arab pada tahun 20 H /641 M, ketika itu berada dibawah jajahan kebiadaban kekuasaan Bijantium. Dengan masuknya imperialisme Dinasty Romawi ideologi animisme yang dianut komunitas Mesir ketika itu dihapus kesatu ideologi Nasrani absolut yang menjadi agama resmi bagi negeri-negeri jajahan Dinasty Romawi. Al-Azhar yang ketika itu berkiblat kepada ajaran syi'ah dibawah kepemimpinan Dinasty Fatimy dan Dinasti Fatimy manjadikan Mesir sebagai sentral pergerakannya. Dari sini terdapat indikasi bahwa Al-Azhar memiliki akar sejarah yang bertautan dengan Dinasty Fatimy...

Tuesdays with Morrie

Selasa bersama Morrie, Sebuah kisah nyata, pelajaran tentang Makna Hidup Mitch Albom Morrie tahu ia jadi korban nasib yang tak ada alasannya. Yang menarik adalah bahwa ia tak memilih untuk menjadi marah dan membuat oranglain jadi korban. Harapan baginya adalah ketika ia memberi. Mungkin dengan sedih dan getir dan rapuh. Tapi akhirnya ia memberi tahu kita : tetap saja ada orang yang berbuat baik, juga dalam kekalahannya. Bukankah itu juga harapam? (Goenawan Mohammad dalam "Harapan", Catatan pinggir, Tempo) Ku tutup lembaran buku " Selasa Bersama Morrie " karangan Mitch Albom dengan memejamkan mata. Saat itu, ku berada di sebuah desa pinggiran kota Cairo. Sebuah desa asri dimana salah satu keajaiban dunia, Pyramida dan Spinx berdiri dengan kokohnya. Sebuah desa masyhur di kota Cairo, Giza namanya. Ku duduk di balkon lantai tiga sebuah rumah Islami. Rumah teman yang sangat aku sayangi, Iman. Seorang gadis Mesir cantik, dengan hidung bangir, kulit putih merona inda...